Senin, 09 Februari 2009

GOOD MANUFACTURING PROCESS

Sistem penyediaan makanan Nasional di -Indonesia salah satu diantaranya dipenuhi oleh industri pangan.
Dalam penyediaan makanan tersebut, industri pangan harus bertumpu pada ketentuan sbb :
- Peraturan Menteri Kesehatan No. 23/1978
- Undang2 Kesehatan No. 23 Tahun 1992
- Undang2 Pangan No. 7 Tahun 1996
- Undang2 Perlindungan Konsumen No.8 Tahun 1999
- Peraturan Pemerintah No. 28 Tahun 2004

Tujuannya :

  1. untuk mengatur & mengendalikan industri pangan
  2. Untuk melindungi terhadap konsumen

Industri Pangan : Diharuskan memproduksi Pangan dengan syarat aman dikonsumsi, bermutu baik dan bergizi
Dalam kenyataannya

  1. Masih banyak kasus dimana industri pangan ( baik disengaja / tidak disengaja tidak mentaati undang2 & Peraturan Menteri Kesehatan )
  2. Banyak kasus/masalah, berbagai jenis dan merk produk pangan yang diperdagangkan dalam keadaan : tidak layak untuk dimakan, tidak bermutu dan menggunakan bahan tambahan pangan yang berbahaya.


Mengapa bisa terjadi?
Apa penyebabnya?
Bagaimana mencegahnya?

Ketidaktahuan?
Ketidakpedulian?

Berbahayakah zat pewarnanya ?

BAHAN BERBAHAYA dalam PRODUK PANGAN

  1. Dari hasil operasi Badan POM ditemukan produk makanan mengandung bahan berbahaya : BORAX, FORMALIN, RHODAMIN B dan METHANYL YELLOW
  2. Produk makanan tersebut adalah makanan yang tidak berlabel/tidak bermerk meliputi jenis makanan : TERASI, MI BASAH, TAHU, BAKSO dan MAKANAN JAJANAN

APA ITU FORMALIN ?

•Formalin adalah zat kimia yang tidak berwarna dan mempunyai bau yang tajam
•Formalin merupakan nama dagang larutan formaldehida dalam air dengan kadar 40 %
•Senyawa ini termasuk desinfektan kuat, dapat membasmi beberapa jenis bakteri pembunuh, penyakit dan cendawan
•Formalin dapat mengeraskan jaringan tubuh oleh karena itu sering digunakan untuk mengawetkan mayat.

Formalin dipasaran, diperdagangkan dengan nama yang berbeda-beda antara lain:

1.Formol
2.Morbicid
3.Methanal
4.Formic aldehyde
5.Methyl oxide
6.Oxymethylene
7.Methylene aldehyde
8.Oxomethane
9.Formoform
10.Formalith
11.Karsan
12.Methylene glycol
13.Paraforin
14.Polyoxymethylene glycols
15.Superlysoform
16.Tetraoxymethylene
17.Trioxane

KEGUNAAN FORMALIN
•Membunuh kuman : pembersih lantai, kapal,gudang
•Pembasmi lalat dan berbagai serangga lain
•Bahan pembuat sutra buatan,cermin kaca dan bahan peledak
•Pengeras lapisan gelatin dan kertas dalam dunia fotografi
•Bahan perekat untuk produk kayu

PENYALAHGUNAAN FORMALIN

•Jika digunakan untuk tambahan bahan makanan dapat menyebabkan keracunan pada tubuh manusia
•Gejala keracunan makanan : sulit menelan, mual, sakit perut disertai muntah,mencret berdarah,depresi susunan syaraf dan gangguan peredaran darah
•Konsumsi formalin dalam dosis tinggi mengakibatkan kejang-kejang,kencing darah dan muntah darah yang berakhir dengan kematian

Apa dampak lebih luas dari penyalahgunaan bahan berbahaya (BB) dalam pangan?

BB membahayakan terhadap kesehatan konsumen

  • Terpaparnya anak-anak sekolah oleh BB dalam jangka panjang akan menghambat perkembangan kualitas sumberdaya manusia Indonesia
  • Diabaikannya kaidah-kaidah Cara Penanganan Pangan yang Baik (Good Handling Practices, Good Manufacturing Practices, dan Good Catering) yang berbasis pada kebersihan sarana penanganan dan pengolahan pangan serta penggunaan bahan tambahan yang aman

PENYEBAB

•Bahan berbahaya mudah diperoleh dipasaran bebas dengan harga yang relatif murah
•Ketidaktahuan dan/atau ketidakpedulian sebagian masyarakat (produsen maupun konsumen) bahwa bahan berbahaya dilarang digunakan pada pangan dan dampaknya membahayakan kesehatan.

Masalah Keamanan Pangan identik dengan BOM WAKTU yang dapat meledak sewaktu-waktu jika tidak dikendalikan sejak dini dari sekarang

Dikendalikan oleh SIAPA?
Oleh kita bersama, pemerintah, produsen, dan masyarakat pada umumnya sebagai konsumen
Bagaimana?









SEPEDA ANGIN

Sepeda masa depan seperti apa ya rasanya?

BUAT ANTENA WIFI SENDIRI








CARA MEMBUAT ANTENA WIFI

  1. 1. Siapkan bahan-bahannya antara lain PCB copper uk 12cm x 12cm, BNC Konektor beserta dudukan dan kabelnya, kabel engkel 1.5 mm2 secukupnya, PE plastik atau steroform tebal 3.5cm.
  2. Cari titik tengah dari PCB copper ( seperti gambar ), lubangi PCB tsb pada 3.5 cm pada bagian bawah titik tengah untuk dipakai memasang BNC konektornya
  3. Bentuk steroform seperti pada gambar
  4. Pastikan kumparan kabel tidak saling menempel
  5. Solder ujung kawat 1.5mm pada BNC konektor sisi dalam, dan solder sisi luar BNC konektor pada sisi copper pada PCBnya
  6. Selanjutnya arahkan antena pada sumber WIFI terdekat
Antena ini bisa menambah gain sampai dengan 16dB

Selamat mencoba.....

Minggu, 08 Februari 2009

TOTAL PRODUCTIVE MAINTENANCE -TPM

TOTAL PRODUCTIVE MAINTENANCE -TPM

Program TPM saat ini telah digandrungi oleh banyak perusahaan besar seperti Multi Bintang, Unilever, Heinz ABC dan masih banyak lagi perusahaan yang lainnya, TPM diindonesia telah lama digunakan di indonesia terutama yang diterapkan oleh Toyota, strategi toyota ini telah banyak dipakai oleh banyak industri manufaktur dengan "The Toyota Way" nya .

Dengan penerapan TPM diharapkan perusahaan akan bisa menang dalam persaingan global karena dengan adanya TPM terciptanya

  1. Cost Reduction sehingga menghasilkan product berkualitas dengan "Low Cost" dengan penerapan LEAN pada semua lini produksi.
  2. Delivery On Time tanpa adanya penundaan pemesanan oleh pelanggan
  3. Meminimalkan Defect / cacat produksi sehingga mengurangi resiko komplain dari pelangan
  4. Mesin selalu dalam keadaan siap pakai dan dalam kondisi fit
  5. Menciptakan lingkungan kerja yang disiplin
WASTE

"If it doesn't add value, it's waste"

Berapa lama dan banyak Pekerja, Material, maupun Mesin yang hanya menghasilkan "waste"
  1. Waste from people ( menunggu material, Menunggu mesin yang lagi jalan, cari alat kerja dengan membiarkan mesin breakdown, dll )
  2. Waste Material ( Transportation, penyimpanan, inspeksi & rework )
  3. Waste Machine ( Breakdown, setup, unproductive maintenance, product rusak/defect
LOSSES

Waktu yang hilang karena mesin dibiarkan berhenti tidak menghasilkan produk

Losses menggerogoti profit
pelanggan tidak akan membayar losses
Peka terhadap losses adalah langkah awal memerangi losses
Pembiayar terhadap losses merupakan cerminan kurangnya ownership


TRAINER PLC

TRAINER PLC

Pengunaan PLC ( Programmable Logic Control ) sudah sangat banyak digunakan di dunia industri mulai dari mesin-mesin kecil sampai dengan mesin - mesin besar yang saling berhubungan dengan satu system kontrol, banyak merk PLC yang dipakai oleh mesin-mesin industri antara lain AB daro rockwell, S7 dari siemen, Omron, Panasonic, LG, Mitsubishi dll

Tapi kalau kita lihat SDM yang tercetak di SMK-SMK sangat sedikit yang memahami sistem kontrol PLC ini, ini yang menyebabkan SDM dari SMK tsb tidak siap untuk terjun langsung bekerja pada industri yang sudah menerapkan otomatisasi pada sistem produksinya.

Untuk itu selayaknya SMK-SMK listrik memasukan PLC sebagai kurikulum wajib sehingga bisa meningkatkan daya saingnya di dunia kerja industri.

Jika anda membutuhkan alat trainer PLC atau lainnya bisa menghubungi
Mansur 081803163200

Harga trainer bervariasi dari yang paling murah 2 jutaan - s/d 30 jt.

SEPEDA LISTRIK


Sepeda listrik,

Untuk menjaga kelestarian alam agar tetap terjaga tidak terbebani oleh emisi dari kendaraan bermotor, maka patut digalakan pengunaan sepeda listrik, yang mana pembuatannya relatif lebih mudah dengan memodifikasi sepeda pancal biasa dan ditambahi mesin listrik tempel, dan dilengkapi dengan kontrol kecepatannya.